Thursday, 12 May 2016

RAGAM PENYAKIT PADA KAMBING DAN CARA PENGOBATANYA

Salah satu  hal yang sangat penting dalam usaha ternak kambing adalalah pemperhatikan kesehatan ternak,adapun jenis penyakit yang  dapat menyerang ternak kambing antara lain;

  • KEMBUNG(Thympani)




Kembung atau thympani  pada ternak terjadi karena adanya timbunan gas yang berlebihan sehingga rumen ternak menjadi menggembung,penggembungan terjadi karena esophagus mengalami sumbatan
sehingga  menghambat pengeluaran gas dalam perut,
penyebab kembung;tanaman muda  atau kambing terlalu pagi di gembalakan;
 Gejala penyakit;
-perut sebelah kiri membesar, keras dan bila ditepuk  bersuara seperti gendang.
-ternak gelisah,
-sulit bernapas,atau ternak bernapas melalui mulut
-air liur kental dan berbusa
-pada kasus berat ternak tidak bisa berdiri dan akhirnya mati,
Pencegahan;
-membrikan pakan hijauan yang sudah dilayaukan terlebih dahulu,
-jangan menggembalakan ternak terlalu pagi,atau ketika masih rumput basah,tunggu sampai embun menguap,
Pengobatan
therabloat dan polaxone dengan dosis100mg/kg bb,
  • Scabies(kudis)




penyakit scabies adalah tungau scabiei yang hidup di permukaan kulit,penularan scabies umumnya melalui kontak langsung dengan hewan yang menderita scabies.,
Tanda-tanda atau gejala scabies;
-ternak selalu menggesekan badan ke tiang kandang,
-kerontokan bulu,
-kerak-kerak pada permukaan kulit,
Pencegahan penyakit scabies;
  1. ternak yang sehat  di pisahkan dari ternak yg terserang scabies.
  2. jaga kandang tetap bersih dan kering,
  3. mandikan ternak 2 minggu sekali.
Pengobatan
Pengobatan dapat dilakukan dengan injeksi (suntik) Ivermectin (Ivomec: merk dagang). Dosis yang diberikan umunya 1 ml untuk 20 kg bobot kambing. Pemberian dosis injeksi harus dikonsultasikan dengan dokter hewan. Injeksi diulang 10-14 hari kemudian dari injeksi yang pertama. Masa 10-14 hari adalah waktu yang diperlukan untuk sebuah telur tungau Sarcoptes scabiei yang mungkin masih tersisa untuk menetas. Ivomec umumnya dijual dalam kemasan 50 ml/botol.

    Selain pengobatan medis komersial, pengobatan tradisional dapat dilakukan. Beberapa pengobatan tradisional yang pernah kami lakukan
    • Untuk kasus ringan kami menggunakan oli bekas + belerang + minyak kelapa (minyak goreng), dimasak laku didinginkan
    • Untuk kasus yang parah kami menggunakan 2 liter minyak goreng + Decis (obat serangga untuk tanaman / insektisida) 50 ml + oli bekas 50 ml. Pada kasus yang parah dimana kudis sudah menyerang seluruh tubuh kambing, ramuan ini diberikan 2 minggu (14 hari sekali). Dalam satu bulan kambing tersebut sembuh total dari kudisnya.
  • Cacingan






cacingan pada ternak terutama ternak kambing dan domba bisa menyerang dari mulai cempe sampai kambing yang sudah dewasa. Memang cacingan bukanlah jenis penyakit yang mematikan tetapi jika tidak cepat ditangani akan sangat merugikan peternak kambing dan domba yang ternaknya terserang penyakit cacingan ini. Cacingan juga mudah menular ke ternak kambing lain yang sehat. Penularan penyakit cacingan pada ternak kambing dapat terjadi melalui telur cacing yang keluar bersama kotoran kambing yang sakit. Telur itu akan menetes menjadi larva(tempayak). Larva ini akan berganti kulit beberapa kali kemudian terbawa oleh air kemana-mana dan akhirnya menempel pada rumput atau hijauan lain. Jika hijauan yang mengandung larva ini dimakan ternak, maka akan mengalami penayakit cacingan.

Tanda-tanda dan Ciri seekor kambing atau domba terserang cacingan 
  • Tanda awal serangan adalah kambing atau domba susah berak atau susah buang kotoran tetapi kemudian berlanjut dengan diare atau mencret terus-terusan.
  • Meskipun banyak makan dan diberi pakan yang full dan bergizi kambing/domba tetap kurus
  • Bulu-bulu kambing mulai berwarna kusam, tidak cerah/mengkilat dan sebagian sudah mulai rontok
  • Tahap selanjutnya akan timbul kekurangan darah (anemia) sehingga kambing terlihat lesu, loyo dan kepala selalu menunduk.
  • Selaput lendir mulut, hidung dan mata terlihat pucat
  • Perut terlihat membesar dan timbul pembengkakan pada daerah rahang kambing
  • Pada kasus yang parah kambing bisa downer/ambruk dan berakhir pada kematian
  • Dijumpai adanya gumpalan darah pada abomasumnya jika diotopsi
Kerugian Akibat Cacingan Pada Kambing dan Domba
  • Ternak akan kekurangan Nutrisi meski pakan yang dikasihkan konsentrat dan hijauan terbaik
  • Daya tahan ternak akan menurun drastis sehingga mudah terserang penyakit lainnya
  • Gangguan pertumbuhan yang akut
  • Gangguan pada alat-alat reproduksi terutama untuk ternak betina sehingga susah bunting
  • Kerugian biaya pemeliharaan yang membengkak
  • Kerugian waktu pemeliharaan dan tenaga
  • Penurunan berat badan kambing
  • Kematian ternak
  • Menular ke ternak kambing lainnya yang sehat
  • Penurunan produksi susu pada kambing perah
Penyakit parasit saluran pencernaan yang disebabkan oleh infeksi cacing nematoda antara lain Haemonchus contortus, Bunostomum sp, Oesophagostomum .sp, Trychoslrongylus sp dan Trichuris sp. Cacing nematoda yang paling banyak ditemukan terutama adalah Haemonchus contortus. Cacing ini adalah jenis cacing yang sering menginfeksi kambing dan domba , yaitu sejenis cacing bundar, halus-halus seperti potongan-potongan benang, panjangnya sekitar 18-35 mm. Siklus hidup cacing adalah ditularkan pada waktu kambing memakan rumput atau meminum air yang terkontaminasi atau tercemar oleh ternak lain dengan telur cacing. Selain itu penyakit cacingan disebarkan dari induk ke anaknya. Cacing yang hidup di usus ternak dan memproduksi banyak telur. Pada musim hujan, cacing memang memerlukan kondisi lingkungan basah, artinya cacing bisa tumbuh dan berkembangbiak dengan baik bila tempat hidupnya berada pada kondisi basah atau lembab. Cacing ini hidup sebagai perasit dalam perut besar (rumen) ternak kambing dan menghisap darah sehingga menimbulkan penyakit anemia (kurang darah), sehingga penyakit cacingan ini sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kematian, terutama pada ternak kambing.

Cara Mencegah Timbulnya Penyakit Cacingan Pada Kambing dan Domba 
  • Usahakan kandang kambing dengan konstruksi panggung sehingga terjaga kebersihannya
  • Pembersihan kandang rutin sehari sekali
  • Berikan obat cacing minimal 3 bulan sekali secara rutin sebagai tindakan pencegahan
  • Gembalakan ternak kambing saat matahari sudah terbit agak tinggi
  • Mengambil rumput lapangan pada siang hari
  • Pisahkan jika ada kambing yang diduga cacingan dengan kambing/domba yang sehat
  • Kotoran kambing dikumpulkan pada tempat yang agak jauh dari kandang dan tidak basah
  • Jaga kepadatan Kandang (Jangan terlalu padat).
  • Berikan pakan yang berkualitas dengan jumlah yang mencukupi
Cara Mengobati Cacingan Pada Kambing dan Domba

Cara Medis:
Cara ini digunakan jika kita bisa mendapatkan obat cacing pabrikan yang banyak dijual di toko-toko pertanian ataupun di apotik. Banyak jenis obat cacing dari berbagai mereka pabrikan, silahkan langsung tanya saja ke penjaga tokonya. Untuk pemakaian obat cacing bisa dilihat pada kemasan biasanya tertulis dosis dan cara menggunakannya lengkap, tinggal ikuti instruksi. Obat cacing pabrikan ada yang berupa pil/tablet ada juga yang berupa cairan suntikan.

Contohnya dengan menggunakan obat cacing berupa albendazole, febendazole, oxfendazole. Dengan dosis 5mg/kg berat badan atau volbazen 2,5 ml/10 kg diberi melalui mulut. Tersedia kemasan siap pakai yang dapat diperoleh dari took yang menyediakan sarana produksi ternak yaitu verm-O untuk cacing lambung dan Dovenix, untuk cacing hati. Perhatikan aturan pakai dan jangan berlebihan karena bisa membahayakan ternaknya jika berlebihan.

Cara Tradisional 

Memanfaatkan Serbuk Pinang Sebagai obat alami cacingan
  • Sebanyak 5 gram untuk anak kambing di atas 3 bulan
  • 10 gram untuk kambing dewasa
  • Buah pinang diris-iris, lalu dijemur
  • Bila sudah kering kemudian ditumpuk dan diayak
  • Hasil ayakan ditimbang dan siap diberikan untuk ternak kambing
Tiap dosis serbuk pinang sesuai kebutuhan dicampur dengan nasi hangat dandikepal-kepal, lalu langsung dimasukkan kedalam mulut,
  • Belatungan(Myasis)
Penyebab;
daerah luka  yang berdarah diinfeksi oleh lalat,sehingga lalat berkembang biak(bertelur) dan menghasilkan larva belatung.
Tanda-tanda
ternak terlhat pincang karena luka ,
pengobatan
bersihkan luka dari belatung kemudian obati dengan menggunakan yodium,
penyemprotan gusanex pada luka untuk mencegah lalat datang kembali dan untuk mempercepat penyembuhan luka,
  • Pneumonia
Radang paru-paru (pneumonia) merupakan radang parenkim yang berlangsung akut, atau kadang-kadang kronik, ditandai dengan batuk, terdengar suara abnormal pada pemeriksaan auskultasi, dispnoea, dan umumnya disertai dengan kenaikan suhu tubuh. Pneumonia dapat disebabkan oleh berbagai agen penyakit antara lain bakteri, virus, atau gabungan keduanya, jamur, parasit, agen kimia, dan agen fisik. Gejala yang ditimbulkan akibat penyakit pneumonia antara lain, sulit bernafas disertai batuk, nafsu makan menurun, mata berair, hidung mengeluarkan lendir, lemah dan suhu tubuh meningkat. Pencegahan penyakit pneumonia dengan menghindari stress pada ternak, kebersihan kandang dan kelembapan udara kandang, sedangkan untuk pengobatan penyakit pneumonia yang disebabkan oleh kuman dapat diobati dengan pemberian antibiotic dosis tinggi.

 Penyebab
Pneumonia dapat disebabkan oleh berbagai agen penyakit antara lain bakteri, virus, atau gabungan keduanya, jamur, parasit, agen kimia, dan agen fisik (Blood dkk, 1989). Pneumonia dapat juga terjadi karena tertusuknya benda asing yang berasal dari reticulum (Subronto, 1994). Perubahan cuaca yang mendadak terutama hujan yang disertai turunnya temperature, kandang yang lembab, kelelahan, transportasi, defisiensi nutrisi dan kelaparan (Runnel dkk, 1965).
1.   Bakteri
Bakterial pneumonia dapat disebabkan oleh Mycoplasma sp. (Cottew, 1984), Pasteurella sp. (Gilmour, 1992), Corynebacterium pyogenesStaphylococcus sp., Streptococcus sp.,Pseudomonas aeruginosa, Escherichia coli dan Klebsiella pneumoniae (Elyas, 1993).
2.   Virus
Virus Parainfluenza tipe 3, Lentivirus, Maedi Visna, Ovine adenovirus atau respiratory syncytial virus (RSV) (Thomson, 1988).
3.   Parasit
Cacing paru-paru
  Pencegahan
Menghindari terjadinya stres pada ternak yang dapat menyebabkan pneumonia, seperti ternak dalam kepadatan kandang tinggi (overcrowded), temperatur dingin, kelembapan tinggi, dan kondisi transportasi yang buruk. Kandang selalu dalam keadaan bersih dan kering (Sutama dan Budiarsana, 2010).
.  Pengobatan
Pneumonia yang ringan yang disebabkan oleh kuman biasanya dapat di atasi dengan pemberian antibiotic dengan dosis tinggi, sedangkan pneumonia yang disebabkan oleh virus belum diketahui obatnya (Subronto, 1989). Penyakit ini bisa disembuhkan apabila perawatannya baik dan diberi suntikan antibiotik, menempatkan ternak sakit pada kandang terpisah  yang bersih dan berventilasi  baik, serta diberi pakan segar yang bergizi (Sarwono, 1993). Pemberian obat berupa injeksi antibiotik seperti Tetracycline, Oxytetracycline, dan Pep-strep (Sutama dan Budiarsana, 2010).

Wednesday, 11 May 2016

TEKHNIK DAN CARA BUDIDAYA KAMBING POTONG

Ternak kambing adalah hewan ruminansia kecil yang makanan utamanya berasal dari hijauan seperti rumput-rumputan dan daun-daunan,kemampuan beradaptasi yang cukup baik membuat ternak kambing ini begitu mudah berkembang hampir di seluruh wilayah indonesia,






Sebenarnya sangat banyak yang dapat di ambil hasilnya dari binatang mamalia yang mempunyai bau khas tersebut, mulai dari daging, susu kambing, dan hingga kotoran yang nantinya bisa di jual untuk pupuk organik,Saat ini susu kambing juga menjadi primadona di kelasnya, susu ini di kenal dengan susu murni yang rasanya juga khas, mungkin karena bau kambing yang prengus (jawa) justru menjadi susu kambing ini banyak diminati di pasaran. Selain daging dan susu yang dapat di peroleh dari ternak kambing, yaitu kotorannya juga sangat bagus di gunakan untuk pupuk tanaman, pupuk kandang hasil kotoran kambing ini sangatlah cocok untuk pemupukan di negara kita yang tropis ini, sehingga pupuk tersebut juga diminati petani,
hal-hal yang perlu di perhatikan dalam budidaya ternak kambing potong antara lain;

  • Pemilihan bibit kambing
untuk kerluan budidaya calon bibit kambing jantan atau betina perlu diperhatikan dengan baik,adapun kriteria untuk calon bibit antara lain;memiliki kemampuan pertambahan bobot badan,memiliki sifat genetik  yang baik untuk menghasilkan keturunan ,mata cerah,tidak cacat,bulu halus dan mengkilat,tubuh besar,kaki lurus dan tumit tinggi,dari keturunan kembar,
ciri khusus untuk betina harus memiliki sifat keibuan,ambing simetris,

  • Pakan
ternak kambing memerlukan pakan berupa hijauan,seperti rumput,bungkil kedelai,daun-daunan,sisa-sisa pertanian,dedak dll,komposisi pakan kambing masing-masing tergantung pada kebutuhan ternak,yaitu antara kambing menyusui,pemacek,dan kambing dewasa berbeda-beda,untuk kambing dewasa kebutuhan makanan 10% dari berat badanya,
sedangkan pakan tambahan antara lain bungkil kelapa,bungkil kedelai,tepung ikan ditambah  mineral dan vitamin,
  • perkawinan





kambing betina siap di kawinkan umumnya pada umur 6-8 bulan,dengan tanda-tanda birahisebagai berikut;
1,Gelisah,ribut nafsu makan menurun
2,mencoba menaiki ternak lainya
3,mengerak-gerakkan ekornya
4,bagian vulva memerah dan bila dirabah terasa hangat
5,dari vulva keluar lendir berwarna bening
kambing betina dewasa paling bagus di kawinkan pada umur 10bulan,
sadangkan untuk kambing jantan sebagai pemacek berumur 1 tahun.
  • perkandangan
kandang kambing harus mempunyai sirkulasi udara yang cukup baik,mandapatkan sinar matahari yang cukup dan tidak lembab,untuk budidaya kambing ,kandang yang bagus adalah jenis  kandang panggung,
  • penyakit
salah satu hal yang paling penting  dalam usaha peternakan kambing adalah memperhatikan kesehatan ternak, sanitasi kandang dan lingkungan yang bersih,untuk mencegah penyakit sebaiknya kandang selulu kering,bersih,
  • perawatan kambing pada saat bunting




seleksi terhadap induk bunting perlu dilakukan yaitu dengan cara memindahkan induk yang bunting ke kandang lain,atau kambing yang belum bunting di pindahkan ke kelompok kambing yang belum bunting untuk perkawinan selanjutnya,kambing betina yang sedang bunting muda dapat dilihat berdasarkan tingkah lakunya,biasanya gerak geriknya agak tenang,tidak gelisah,nafsu makanya meningkat dan sering menjilat-jilat pintu kandang atau lantai,kambing yang bunting memerlukan perawatan dan pakan yang baik agar anak yang di kandungnya dapat tumbuh dengan baik,masa bunting kambing berlansung sekitar 144-156 hari(5 bulan)kambing yang bunting  perlu mendapatkan sinar matahari yang cukup setiap hari dan harus dihindarkan dari ternak lain supanya tidak berkelahi.

Monday, 9 May 2016

TEKHNIK PENGGEMUKAN KAMBING UNTUK KEPERLUAN PADA HARI IDUL ADHA

 .Penggemukan Kambing sebenarnya sudah ada sejak dulu dan sampai saat ini pun masih banyak para petani yang membudidayakan / penggemukan kambing untuk investasi maupun hanya sekedar untuk diternakan saja ,sudah menjadi tradisi terutama yang berada di pedesaan jika lahan yang kosong sering dimanfaatkan untuk mencari rumput sebagai sumber makanan bagi hewan peliharaanya atau sebagai proses penggemukan. 
hal hal yang perlu di perhatikan dalam penggemukan kambing antara lain;

  • persiapan
  • pemilihan lokasi
  • pembuatan kandang
  • memilih bibit kambing yang akan di gemukkan
  1. persiapan
mulailah 5 bulan sebelum hari raya Idul Adha,dengan perincian satu bulan prtama untuk pembelian kambing umur 10 bulan dan persiapan kandang,kenapa umur 10 bln,karena pada saat waktuya di kurbankan usia kambing sudah mencapai atau melebihi umur 1 tahun dan sudah memenuhi syarat.

      2,pemilihan lokasi
lokasi yang ideal untuk penggemukan kambing adalah jauh dari keramaian dan dekat dengan sumber pakan dan kebutuhan kambing lainya,

      3,pembuatan kandang
Buatlah kandang dengan ukuran 6x 6 m,untuk kapasitas20 ekor kmbing, kandang disekat dengan ukuran 150x60cm dengan tujuan supaya kambing tidak berkelahi,kandang sebaiknya di bangun menghadap ke timur atau barat agar kambing mendapatkan sinar matahari yang cukup,Didalam pembangunan kandang juga di perlukan sirkulasi udara yang baik yaitu dengan suhu udara sekitar 35c.  Yang di maksud paha tahap ini adalah dengan menentukan lokasi kandang agar mendapatkan sirkulasi udara yang lancar. Lokasi tidak terhalang pagar tembok atau bangunan besar di sekitar kandang. Sirkulasi udara yang lancar juga akan menjaga kondisi kandang agar tetap sehat karena kotoran akan kering dan bau tidak sedap akan terbawa angin.

Bersih adalah kunci sukses untuk menjaga kesehatan Kambing, begitu juga penempatan lokasi pembangunan kandang juga pada area yang bersih, tidak dekat dengan pembuangan sampah, kotoran kambing sendiri, got, dan area kotor lainnya. Lokasi kandang yang bersih ini perlu di perhatikan, karena jika tidak kambing akan hilang nafsu makan, dan kemungkinan lain Kambing akan mudah terserang beberapa penyakit.
Kebersihan lokasi kandang dan kandang ini memang menjadi masalah yang di abaikan oleh para peternak kambing yang sudah berjalan, hal ini tidaklah di anggap sebagai sesuatu yang penting. Perlu kita ketahui bahwa lokasi dan kandang yang kotor akan memicu banyaknya patogen jahat dan beberapa sumber penyakit yang membahayakan kesehatan Kambing.  Jika sudah demikian maka yang di rugikan bukan hanya peternak Kambing sendiri, namun berimbas kepada masyarakat yang tinggal di dekat lokasi kandang yang kotor.
         
          4,memilih bibit kambing yang akan di gemukkan
pilihlah bibit kambing yang cocok yaitu kambing yang sehat,gemuk,lincah,dan usia sudah 10bulan dan harganya murah,
-pemberian makan 2 kali sehari
-perhatikan kebersihan kandang,jaga kandang tetap kering,
-segera obati kambing yang sakit,



PENYAKIT RABIES (PENYAKIT ANJING GILA)

PENGERTIAN RABIES
   Rabies atau penyakit anjing gila adalah penyakit hewan menular yang disebabkan oleh virus,bersifat akut serta menyerang susunan syaraf pusat hewan berdarah panas termasuk manusia,

HEWAN YANG DAPAT MENULARKAN RABIES KEPADA MANUSIA
    Hewan berdarah panas dapat menularkan rabies,misalnya,Anjing,Kucing,Kera dll,lebih dari 90% kasus rabies  pada manusia di tularkan oleh anjing,oleh karena itu anjing menjadi obyek utama kegiatan pemberantasan rabies,




CARA PENULARAN RABIES
Virus rabies masuk ke dalam tubuh manusia atau hewan melalui;

  • luka gigitan hewan yang penderita rabies
  • luka yang terkena air liur hewan atau manusia penderita rabies
Rabies bersifat zoonosis,dan belum ada obatnya.
    
TANDA-TANDA ATAU GEJALA -GEJALA ANJING MENDERITA RABIES
ada 2 macam gejala rabies pada anjing yaitu;
a,Rabies Tenang

  • bersembunyi ditempat gelap 
  • kelumpuhan,mulut terbuka dan air liur keluar berlebihan
  • tidak lagi menuruti pemiliknya
  • sering tak terlihat
b,Rabies Ganas

  • kejang -kejang,kemudian lumpuh,biasanya mati setelah4-7 harisejak timbul gejala,atau paling lama 12 hari setelah penggigitan.
  • hewan menjadi ganas menyerang atau menggigit apa saja yang ditemui,
  • ekor melengkung di bawah perut diantara dua paha.
  • kematian terjadi dalm waktu singkat.
cara pencegahan anjing dari Rabies
  1. Anjing dirantai jika rumah tidak berpagar
  2. Anjing dibronsong
  3. Vaksinasi rabies pada anjing,kucing,kera dll secara teratur setiap tahun.
cara menangani kasus gigitan.adalah sbb;
-pertolongan pertama setelah digigit anjing,luka gigitan di cuci dengan sabun deterjen selama 5-10 menit,di keringkan dan diberi yodium atau alkohol 70%.
-kejadian penggigitan di laporkan pada petugas dinas peternakan setempat,
-hewan yang menggigit harus di tangkap dan di laporkan pada dinas peternakan setempat untuk di obvervasi14 hari,atau untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut oleh dinas terkait

CARA PEMELIHARAAN ANJING YANG BENAR
  • Anjing sebaiknya dirantai
  • Anjing yang di pelihara hendaknya di masukkan ke kandang khusus atau di pelihara di pekarangan rumah berpagar kuat
  • Anjing yang di peliara sebaiknya di kasih makan dengan baik,dan di rawat dengan benar
  • Anjing di vaksin secara teratur satu tahun sekali,

Saturday, 7 May 2016

SEJARAH DAN ASAL USUL MASUKNYA KELAPA SAWIT KE INDONESIA

Tanaman kelapa sawit dikenal di dunia barat setelah orang Portugis berlayar ke Afrika tahun 1466. Dalam perjalanan ke Pantai Gading (Ghana), penduduk setempat terlihat menggunakan kelapa sawit untuk memasak maupun untuk bahan kecantikan. Pada tahun 1970 untuk yang pertama kali dikapalkan sejumlah biji kelapa sawit ke Inggris dan memasuki daratan benua Eropa tahun 1844. Beberapa tahun kemudian Eropa mengimport inti sawit.
Meningkatnya permintaan dunia akan minyak nabati pada awal abad ke-19 menjadikan kelapa sawit sebagai tanaman industri. Banyak perkebunan kelapa sawit yang dibuka, di mana bibitnya didatangkan langsung dari Bogor dan Deli. Inilah awal mula ditemukannya kelapa sawit jenis deli dura.





Perkebunan kelapa sawit mengalami kemajuan pesat di tahun 1911. Bebera tokoh penting yang mempengaruhi perintisan sawit di Indonesia yaitu Adrien Hallet dan K. Schadt.
Perkebunan kelapa sawit pertama di Indonesia terletak di Pantai Timur Sumatra seluas 5.130 hektar dan Rantau Panjang, Malaya. Sedangkan di Malaysia, perkebunan kelapa sawit yang pertamakali dibuka pada tahun 1917 di Ladang Tenmaran, Kuala Selangor memakai bibit dura deli dari Rantau Panjang.
Perkebunan kelapa sawit di Indonesia terus dikembangkan oleh pemerintah Hindia Belanda sampai menjadikannya sebagai pemasok utama minyak sawit di dunia. Namun setelah masa kependudukan beralih ke Jepang, produksi minyak sawit tersebut merosot tajam hingga menyisakan seperlimanya saja.
Setelah Indonesia merdeka, produktivitas minyak sawit masih belum stabil. Oleh sebab itu, dilakukan upaya buruh militer meskipun hal ini juga tidak terlalu banyak membantu. Bahkan saking rendahnya produksi minyak di negeri ini, posisi Indonesia sebagai penghasil kelapa sawit sempat diambil alih oleh Malaysia.
Untungnya keterpurukan industri kelapa sawit di negeri ini bisa bangkit kembali di era orde baru. Upaya yang dilakukan oleh pemerintah pada masa tersebut adalah memperluas area perkebunan sawit. Tanaman kelapa sawit mulai dibudidayakan di luar Pulau Sumatra, seperti Kalimantan dan Sulawesi. Meningkatnya harga minyak dunia juga turut menggairahkan kembali industri minyak sawit di Nusantara.
Salah satu peninggalan sejarah dari asal mula kelapa sawit masuk ke Indonesia masih ada sampai sekarang di Kebun Raya Bogor. Tanaman kelapa sawit yang didatangkan dari Afrika ini masih tumbuh subur dan memiliki ketinggian mencapai 12 meter. Uniknya, kelapa sawit ini merupakan tanaman sawit tertua di Asia Tenggara.
Pada masa pemerintahan Orde Baru, pembangunan perkebunan diarahkan dalam rangka menciptakan kesempatan keja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan sektor penghasil devisa Negara. Pemerintah terus mendorong pembukaan lahan baru untuk perkebunan. Sampai pada tahun 1980, luas lahan mencapai 294.560 Ha dengan produksi CPO (Crude Palm Oil) sebesar 721.172 ton. Sejak itu lahan perkebunan kelapa sawit Indonesia berkembang pesat terutama perkebunan rakyat. Hal ini didukung oleh kebijakan Pemerintah yang melaksanakan program Perusahaan Inti Rakyat Perkebunan (PIR – BUN).Barulah pada tahun 2007 terjadi revitalisasi perkebunan. Hingga sekarang perkebunan kelapa sawit Indonesia sudah semakin berkembang. Sekarang perkebunan kelapa sawit Indonesia sudah menjadi perkebunan nomor satu di dunia mengalahkan negara Malaysia.

22 JENIS KAMBING POTONG DI DUNIA

Kambing pedaging memiliki sedikit lemak dan bulu dan umumnya berukuran lebih besar,
  adapun jenis-jenis kambing potong adalah sbb;

1,Kambing Angora
 





 kambing angora berasal dari daerah Angora di Anatolia,kambing ini suka meramban dan mendapatkan makanan nya sebagian besar dari daun daunan dan ranting,kambing angora betina dewasa berbobot 38-50 kg,sedangkan untuk kambing jantan dewasa berbobot 43-63kg,

2,Kambing Achondroplastik








Kambing ini merupakan jenis kambing kecil dengan kaki pendek,pada usia dewasa kambing ini hanya 50 cm dengan berat sekitar 20kg,kambing ini berada di hutan,savana afrika barat dan afrika
tengah,kambing ini mempunyai  daging dengan kualitas baik,kambing ini dapat menghasilkan anak kembar dua atau tiga,namun pertumbuhan tubuhnya lambat,

3,Kambing Barbari


jenis kambing ini banyak terdapat didaerah sind,pakistan, dengan bobot badan berkisar 20-30kg,kambing ini termasuk kategori kambing kecil,dengan kelahiran biasanya 2-3 ekor,sifat prolifiknya ini membuat kambing ini di ternakkan sebagai kambing pedaging.

4,Kambing benggala hitam




kambing ini berada dikawasan utara bangladesh,dengan bobot jantan 13kg dan betina 9kg,kambing ini penghasil kulit yang sangat bagus  dan banyak di gunakan sebagai bahan pembuat sepatu,

5,Kambing bligon




kambing ini merupakan hasil persilangan antara kambing etawa dengan kambing kacang,kambing bligon sangat mudah di pelihara karena jenis pakan apapun di makanya,

6,Kambing boer



kambing ini berasal dari afrika selan dan masuk ke indonesia sejak 65 tahun lalu,kambing boer adalah kambing pedaging terbaik di dunia,bobot badan kambing jantan bisa mencapai 120kg,kambing ini mudah beradaptasi dengan lingkunganya,

7,Kambing  Boerawa

kambing ini merupakan hasil persilangan antara kambing Boer jantan dan kambing Etawa betina,
kambing ini memiliki tingkat produksi dan mutu daging yang lebih baik di bandingkan dengan kambing Etawa atau PE,kadar kolestrol kambing ini rendah dan dagingnya empuk,


Tingkat pertumbuhan kambing ini cepat,

8,Kambing Creolo
Kambing ini banyak di pelihara di Amerika latin dan tengah,Kambing kreolo adalah kambing pedaging dan mampu hidup di daerah yang sangat gersang,
ciri-ciri kambing kreolo adalah berbulu tipis,pendek,berwarna hitam atau coklat dan terdapat bercak putih,tanduknya melengkung,telinganya pendek dan tegak,


kambing jantan berjanggut sedangkan untuk kambing betina tidak berjanggut,dengan bobot kambing dewasa berkisar antara 40-60kg,

9,Kambing Gaddi
kambing ini mempunyai bulu yang panjang.dan disebut juga dengan kambing Himachal pradesh,kambing ini banyak di kawasan india utara dan pakistan,

10,Kambing Kacang

kambing kacang adalah kambing asli indonesia dan kambing unggul  yang pertama kali di kembangkan  di indonesia,
kambing ini berkembag biak sepanjang tahun,kambing ini mampu beradaptasi di
 lingkugan yang kurang baik,lincah ,dan gampang di pelihara,bobot badan jantan bisa mencapai 25 kg,betina 20 kg,dengan telinga tegak,berbulu lurus dan pendek,betina dan jantan sama-sama mempunyai tanduk yg pendek,

11,Kambing Kashmir
kambing ini merupakan keturunan langsung kambing liar Capra Falconeri,karena bulunya yang lebat,selain menghasilkan daging,kambing ini juga menghasilkan bulu  untuk dijadikan bahan pakaian,
kambing ini hidup di daerah pegunungan Asia tengah sepertiTibet,Mongolia dalam,Kashmir,Iran,Turki,Kurdistan dan Rusia,


kambing ini hidup di daerah gersang dengan ketinggian 3.600-4.200 di atas permukaan laut,dengan bobot badan untuk jantan dewasa  sekitar 60 kg,betina 40 kg.

12,Kambing Kerdil Cina Selatan


kambing ini hidup di daerah tropis dan lembab,dengan bobot badan jantan dewasa berkisar antara 30 kg,betina 25kg.

13,Kambing Kecil Afrika Timur
Kambing ini hidup di Afrika timur dan banyak di pelihara sebagai ternak pedaging dan penghasil kulit,kambing ini sama dengan kambing kacang ,yg merupakan kmbing asli indonesia,dengan bobot badan dewasa  30 kg.

14,Kambing Maxoto,
kambing ini di sebut juga dengan kambing Nungfing,dengan ciri-ciri sbb;
bulu berwarna coklat muda atau coklat kelabu kuning dengan garis-garis hitam di punggung dan perut,bulu muka dan kaki berwarna hitam ,dengan bobot badan dewasa sekitar 32kg,dengan induk betina bisa melahirkan 3 x dalam satu tahun,kambing ini banyak diternakkan  di timur laut brazil,






15,Kambing Sahel
          kambing ini tahan panas seperti di kawasan di padang pasir suad dan afrika,kambing sahel berbulu pendek dan halus,kambing ini penghasil daging dan kulit,

16,Kambing salt Range
kambing ini terdapat di kawasan barat laut pakistan,rawalpindi dan mianwali,kambing ini penghasil daging dan bulu,dengan berat karkas mencapai 15-20kg,

17,Kambing Sirli
kambing ini penghasil daging dan bulu,bulu nya bisa mencapai 25cm
kambing ini banyak dikawasan barat laut pakistan dengan bobot dewasa mencapai 35 kg,

18,Kambing somalia
kambing somalia berwarna putih dan halus,dan sebagai penghasil daging dan kulit,kulitnya tipis dan bermutu tiunggi,



kambing ini banyak di somalia dan afrika timur,dengan bobot kambing dewasa 20-30kg,

19,kambing spanyol   
kambing spanyol atau kambing la mancha,ciri-ciri utama kambing ini adalah telinganya yang pendek,
bobot badan jantan dewasa berkisar antara 55-80kg,betina 35-40kg,bulunya pendek dan beraneragam,
                                                                                                                       
20,Kambing boerka
kambing ini persilangan antara kambing jantan boer denganbetina kacang,dengan persentase karkas48-50 %,


21,Kambing Gembrong
kambing gembrong meruakan kambing keturunan  kambing angora,kambing ini berwarna putih,jantan dan betinanya bertanduk,telinga rebah dan bulunya lebat dan panjang,


berat kambing gembrong bisa mencapai 32-45kg.

22,Kambing Anatolian Black
Kambing  Black Anatolia merupakan kambing yang berkembangbiak di daerah Anatolia, Turki. Kambing ini dapat ditemukan di pegunungan yang banyak terdapat rerumputan dan biji-bijian. Kambing ini mampu bertahan disegala cuaca. Kambing ini juga terdapat di daerah suriah yang merupakan daerah asalnya.

Kambing Hitam Anatolia termasuk kambing tipe perah, tipe pedaging, serta tipe wol yang diambil serat bulunya. Pada susu kambing ini menghasilkan 80  liter lebih per 180-220 hari dengan kandungan lemak 3-4 %.

Ciri-Ciri Umum Kambing Black Anatolia Adalah : 
  • Warna dominannya adalah hitam, putih, abu-abu, coklat dan kuning kecoklatan. 
  • Memiliki tanduk 
  • Telinga panjang dan terkulai 
  • Bulunya yang panjang menutupi seluruh tubuhnya sampai leher. Sedangkan kaki dan kepalanya tidak tertutup oleh bulu. 
  • Bobot kambing jantan dewasa dapat mencapai 90 kg, sedangkan betina dewasa bobot dapat mencapai 65 kg.

Monday, 2 May 2016

CARA MEMBEDAKAN KAMBING DAN DOMBA(TERNAK KECIL)

Ternak kambing/ domba atau sering disebut juga ternak ruminansia kecil merupakan ternak yang sangat populer di kalangan Masyarakat Indonesia terutama yang berdomisili di areal pertanian/ perkebunan. Selain lebih mudah dipelihara, cepat berkembang biak, dan juga sebagai penghasil susu yang kaya akan vit, dan protein.
      Kambing(Capra aegagrus hircus) secara genetik berbeda dengan domba(Ovis aries)ciri khas yang
paling mudah membedakan antara kambing dan domba adalah tanduk dan jenggot pada kambing.
Tanduk kambing tumbuh mengarah keatas, baru kemudian melengkung ke belakang,sedangkan tanduk domba,tumbuh ke arah belakang,terus melengkung ke bawah membentuk lingkaran,
Kambing jantan berjenggot,sedangkan domba jantan tidak berjenggot,bulu kambing lurus dan halus
sedangkan bulu domba keriting dan bergulung-gulung mirip awan,







Klasifikasi Ilmiah antara kambing dan domba
Domba
Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Mamalia
Ordo : Artiodactyla
Family : Bovidae
Sub Family : Caprinae
Genus : Ovis
Spesies : Ovis Aries
dengan jumlah kromosom 54.

Kambing
Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Mamalia
Ordo : Artiodactyla
Family : Bovidae
Sub Family : Caprinae
Genus : Capra
Spesies : Capra Hircus
dengan jumlah kromosom 60.


Adapun perbedaan kambing dan domba yang lain adalah sbb;

1,Dari segi perilaku

   banyak perbedaan perilaku kambing dan domba terutama dari segi keberanian,domba akan sangat gelisah
    jika terpisah  dari kawananya.

2,ekor

      cara mudah membedakan domba dan kambing adalah ekornya,ekor kambing mencuat keatas,sedangkan domba  menggantung ke bawah.

3,makanan

Kambing dikategorikan menjengut ,yaitu lebih memilih untuk memakan  daun-daunan,ranting pohon,tumbuhan
merambat,sedangkan domba di golongkan merumput,yaitu lebih suka rerumputan dan senang makan dekat
dengan permukaan tanah,berbeda dengan kambing yang suka memanjat dan memakan ujung-ujung tanaman.

4,Tanduk
     Tanduk kambing lebih ramping,ke atas,dan tidak begitu melengkung,sedangkan tanduk domba lebih melengkung,melingkar ke samping kepala.

5,siklus birahi domba 16-17 hari sedangkan kambing 19-21 hari,